Rabu, 11 Februari 2015

Kenaikan Tingkat BDM Yongmoodo Anggota Koramil 0804/04 Parang



Magetan, Selasa 10 Pebruari 2015, Anggota Kodim 0804/Magetan melaksanakan  uji kenaikan tingkat Bela Diri Militer (BDM) Yongmoodo yang diikuti seluruh anggota, kegiatan uji tingkat dari sabuk putih ke sabuk kuning dilakukan di Stadion Yosonegoro.
Pasiops Kodim 0804/MAgetan Kapten Inf Suyud selaku Komandan latihan mengatakan, latihan Bela Diri Militer (BDM) Yongmoodo wajib diikuti oleh seluruh anggota karena merupakan program dari komando atas. Dengan latihan BDM Yong moodo tersebut diharapkan dapat menjadi bekal untuk mendukung pelaksanaan tugas sehari-hari utamanya untuk menjaga kesehatan bagi Prajurit TNI Kodim 0804/Magetan
Latihan dilaksanakan tiga kali dalam seminggu dengan target latihan  prajurit mampu melaksanakan gerakan dasar (kibon sogi), teknik pukulan (Jumok), teknik tendangan (balchagi), Tehnik dasar jatuhan (Nakbob), tehnik kuncian (sonkisul), tehnik bantingan (momkisul).
Serda Sumadi selaku koordinator materi/pelatih mengungkapkan dalam kenaikan tingkat kali ini seluruh anggota pada umumnya sudah menguasai tehnik dasar  BDM Yong Moodo akan tetapi dalam penguasaan materi terutama tentang istilah bahasa terkadang kurang dapat dipahami pelaku karena semua intruksi atau aba-aba menggunakan bahasa Korea.
Meskipun pelaku rata-rata sudah berumur diatas 40 tahun keatas akan tetapi pelaku latihan masih dapat melaksanakan kegiatan dengan penuh semangat, dengan keniakan tingkat BDM Yongmoodo anggota Kodim 0804/Magetan kedepan akan dilanjutkan dengan latihan teknik-teknik lanjutan.(Serda M tasir Dim 0804/Mgtan)

Senin, 22 September 2014

Koramil Parang Buat 845 Lubang Biopori



Parang – Gerakan 25.000 lubang resapan biopori (LRB) yang digiatkan Kodim 0804/Magetan mendapat dukungan jajaran sampai lapis bawah. Salah satunya, Koramil 0804-04/Parang bekerja sama dengan Muspika Kecaqmatan parang guna memperbanyak jumlah LRB.

Dandim 0804/Magetan Letkol Inf Soelistyo Bawono melalui Danramil 0804-04 Parang Lettu Arm Agus Hariyono mengungkapkan, masing-masing Koramil memiliki program kerja membuat minimal 2.000 titik lubang biopori.  Untuk mendukung gerakan ini, ia bekerja sama dengan Muspika kecamatan Parang.

”Muspika kecamatan parang yang menyambut positif dan bersedia menjadi mitra kami dalam memperbanyak lubang resapan biopori,” ujarnya, kemarin.
Kerja sama yang dijalin dengan Muspika kecamatan parang itu meliputi pengadaan alat pembuat biopori, penyediaan tenaga dan penentuan titik lokasi. Sekira 200 titik resapan biopori dibuat lubang berdiameter 15-20 cm dengan kedalaman satu meter pada wilayah kecamatan Parang Kab Magetan.
Minim Resapan, Menurutnya, gerakan ini sudah tepat jika menyasar kawasan wilayah Koramil 0804-04 Parang. Wilayah kecamatan parang sendiri, sangat minim daerah resapan. Sementara itu, Camat Parang, mengaku siap bersinergi dengan TNI untuk menyukseskan gerakan tersebut. (Serda M Tasir)

Rabu, 30 April 2014

PEMBINAAN FUNGSI KEGIATAN BABINSA DI WILAYAH KORAMIL 0804/04 PARANG TRIWULAN I TA. 2014



Pada hari Selasa tanggal  4 Pebruari 2014 pukul 08.30 s.d selesai Danramil 0804/04 Parang Lettu Arm Agus Hariyono  melaksanakan komsos dengan aparat pemerintah di balai KecParang.








Pada hari Senin tanggal  10 Maret 2014 pukul 09.00 s.d selesai Danramil 0804/04 Parang Lettu Arm Agus Hariyono  melaksanakan komsos dengan PPAD Kec.Parang.