Minggu, 23 September 2018

Wujudkan Kedekatan Dengan Masyarakat Binaanya Babinsa Desa Ngelopang Gelar Komsos


Magetan – Senin,24/09/2018 Mempererat tali silaturahmi dan kerja sama yang baik, anggota Koramil 0804/04 Parang Sertu Kusno bersama PPL Ibu Partini melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan masyarakat di desa binaannya.

Hal yang dilakukan secara rutin dan berkesinambungan itu dalam rangka mendukung tugas pokok Babinsa serta terwujudnya kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Demi menjaga hubungan yang harmonis antara Babinsa dengan masyarakat binaannya, Sertu Kusno secara rutin mendatangi dan berkomunikasi dengan tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan elemen masyarakat lainnya.

Salah-satunya dengan mendatangi Gubug Bpk Gunawan yang sedang diladang di Dukuh jengrik Desa Ngelopang Kecamatan Parang Kab Magetan.

Pelaksanaan Komunikasi Sosial ini merupakan tugas rutin yang dilaksanakan Babinsa untuk mengetahui perkembangan wilayah binaan karena dari Babinsa tersebut akan bisa lebih mempererat hubungan antara TNI dan Masyarakat.

Babinsa adalah ujung tombaknya satuan di lapangan, maka kegiatan Komsos yang dilaksanakan oleh Babinsa dapat diterima positif oleh masyarakat.

"Dengan adanya Babinsa yang berkeliling di desa binaannya, maka Babinsa bisa tahu permasalahan di lapangan, sehingga kalau ada permasalahan cepat terselesaikan," ungkap Sertu Kusno.(R 04)

Danramil 0804/04 Parang Menghadiri Manaqib Doa Bersama dan Silaturohmi Ulama Umara TNI- POLRI


Magetan - Danramil 0804/04 Parang Kptn Inf Gunawan Menghadiri Manaqib Doa Bersama dan Silaturrohmi Ulama Umara TNI POLRI Kec.Parang di Pendopo Kec.Parang Kab Magetan.

Adapun yang hadir dalam acara tersebut adalah.Camat Parang Bpk Sarengat S.Sos,Danramil 0804/04 Parang Kapten Inf Gunawan,Kapolsek Parang Akp Bayu Nirbaya Bakti,Kepala KUA Parang Bpk Rudi S.ag,KH Suryani,KH Hunaini dan para Toga,Toma,Toda serta jamaah jumlah kurang lebih 1300 orang.

KH. Suryani sebelum acara inti Manaqiban dimulai menjelaskan Manaqiban adalah Salah satu acara ritual yang menjadi tradisi sebagian masyarakat. Selain memiliki aspek (seremonial) Upacara, manaqiban juga memiliki aspek (mistikal) nilai Kerohanian. Sebenarnya kata manaqiban berasal dari kata‘manaqib’(bahasa arab), yang berarti biografi, kemudian ditambah dengan akhiran ‘an’ (bahasa indonesia) menjadi manaqiban yang berarti kegiatan pembacaan manaqib biografi Syaikh ‘Abdul Qodir al-Jailalani, seorang wali yang legendaris di indonesia.         

Proses dari isi yang dibaca saat manaqib itu meliputi silsilah nasab Syaikh ‘Abdul Qadir al-Jailani’, sejarah hidupnya, akhlaq dan karomah-karomahnya, disamping itu tercantum juga do’a-do’a bersajak (nadhom) yang bermuatan pujian-pujian dan tawassulberdo’a kepada Allah SWT melalui perantara Syaikh ‘Abdul Qadir al-Jailani’.

KH. Hunaini menambahkan Manfaat serta harapan para pengamal manaqib diantaranya untuk mendapat keberkahan dari pembacaan manaqib dan hubungan dari masyarakat sekitar menjadi semakin rukun serta semakin erat tali persaudaraan diantara mereka. Hal tersebut didasarkan adanya keyakinan bahwa Syaikh ‘Abdul Qadir al-Jailani’ adalah wali quthub yang sangat istimewa, yang dapat mendatangkan berkah dalam kehidupan seseorang.

Manafaat lain antara lain kesuksesan usaha, terkabulnya do’a dan berkah-berkah lain sesuai dengan kepentingan masing-masing. ( R 04 )

Sabtu, 22 September 2018

Bati Tuud Koramil 0804/04 Parang Melaksanakan Komsos Diwilayah Binaan


Magetan, Bati Tuud Koramil 0804/04 Parang Serka Samsi Mempererat tali silaturahmi dan kerja sama yang baik, melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan masyarakat di wilayah binaan Koramil 0804/04 Parang. Minggu,23/09/2018.

Hal yang dilakukan secara rutin dan berkesinambungan itu dalam rangka mendukung tugas pokok satuan Komando kewilayahan serta bisa terwujudnya kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Serka Samsi Mengungkapkan selain tugasnya sehari - hari mengurusi administrasi di Koramil Demi menjaga hubungan yang harmonis dengan masyarakat binaan di Wilayah Koramil 0804/04 Parang Serka Samsi menyempatkan diri untuk mendatangi dan berkomunikasi dengan tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan elemen masyarakat lainnya diwilayah Koramil Parang.

Salah-satunya dengan mendatangi Rumah Bpk Widarto Sebagai Tokoh Masyarakat di Kelurahan Parang Bpk Widarto pun menyambut baik dengan datangnya Serka Samsi,karena dengan adanya komunikasi seperti ini suatu saat akan lebih mudah untuk mengadakan koordinasi apapu yang lebih lanjut diwilayah Kelurahan Parang ini.

Karena dengan pelaksanaan Komunikasi Sosial seperti ini merupakan tugas dari satuan komando kewilayahan dan supaya mengetahui perkembangan wilayah binaan karena dengan adanya Komsos tersebut akan bisa lebih mempererat hubungan antara TNI dan Masyarakat.( R 04 )

Jumat, 21 September 2018

Batituud Koramil 0804/04 Parang Memberikan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) Mencetak Generasi Muda yang Berkarakter.


Magetan-Parang, Batituud Koramil 0804/04 Parang Serka Samsi beserta satu orang Anggota Serka Ekna Ariadi Memberikan Latihan Dasar Kepenimpinan Siswa kepada anggota Osis SMA Negeri 1 Parang yang berjumlah 60 Siswa di halaman SMA Negeri 1 Parang Kec.Parang Kab Magetan.22/09/2018.

Siswa merupakan bagian dari pemuda penerus cita-cita bangsa, karenanya kita harus mendidiknya dengan baik, memberikannya pendidikan terbaik dalam rangka menyiapkan mereka menuju masa depan yang gemilang sehingga mampu menjadi tonggak kemajuan bangsa Ungkap Serka Samsi Sebagai pemberi Materi.

Selasa, 18 September 2018

Babinsa dan Babinkamtibmas Desa Ngaglik Bersinergi Guna Menunjang Keamanan Wilayah


Magetan - Babinsa Desa Ngaglik Koramil 0804/04 Parang Kodim 0804 Magetan Serda Sutrisno dan Babinkamtibmas Desa Ngalik Bripka Ahmad Polsek Parang polres Magetan menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) diwilayah binaanya. Katena menciptakan keamanan bukan hal yang ada secara tiba-tiba, tetapi harus diwujudkan.19/09/2018.

Serda Sutrisno sebagai Babinsa Desa Ngaglik berkoordinasi masalah keamanan dan ketertiban di Desa Ngaglik dengan Kepala Desa Ngaglik Bpk Parno, Serda Sutrisno menjelaskan menciptakan keamanan dan ketertipan bukan hanya oleh aparat negara, melainkan oleh beberapa unsur yang ada di masyarakat. Contoh konkrit untuk di tingkat desa, diperlukan hubungan yang baik antara Babinkamtibmas dan Babinsa, serta petinggi Desa atau Lurah sebagai pimpinan wilayah desa atau kelurahan dengan perangkat Desanya.

Dalam rangka meningkatkan keamanan menjelang datangnya tahun politik ditahun 2019, perlu adanya sinergisitas antara Babinkamtimas dan Babinsa serta aparat yang lain. Berbagai problematika Kamtibmas mengacu kerja sama di tingkat atas, sinergi TNI dan POLRI di butuhkan dalam penanganan berbagai hal. Untuk itu di perlukan peran aktif masyarakat, aparat desa serta kordinasi Babinsa yang merupakan kepanjangan tangan dari Kodim, dan Bhayangkara pembina keamanan dan ketertiban masyarakat (Babinkamtibmas), sebagai kepanjangan tangan dari Polres.

Dengan koordinasi yang baik Kamtibmas selalu terjaga, dan hal-hal yang memancing munculnya gangguan kamtibmas dapat dicegah dan terkendali. Bpk Parno sebagai Kepala Desa Ngaglik menyambut baik apa yang disampaikan oleh Babinsa Serda Sutrisno dan hal seperti itu memang sangat perlu disampaikan kepada jajaran perangkat Desa dan Masyarakat Ngaglik.(R 04)

Musyawarah Adalah Kunci Utama Dalam Mengambil Keputusan Didalam Penerintahan Desa


Magetan - Danramil 0804/04 Parang menghadiri Rapat Musyawarah Desa ( Musdes) dan RKPDes Rencana kerja pemerintahan Desa Bungkuk tahun 2019 bertempat di balai pertemuan Desa Bungkuk Kec. Parang Kab Magetan. Selasa(18/09)

Rapat dipimpin langsung Kepala Desa Bungkuk Bpk Samidi,hadir dalam acara Camat Parang Bpk Sarengat S.Sos,Danramil 04 Parang Kptn Inf Gunawan,wakapolsek Parang Aiptu Joko,Kasi PMD Kec.Parang Bpk Sinung.

Sebagai Kepala Desa Bungkuk Bpk Samidi menyampaikan Pentingnya Rapat Musyawarah Desa untuk mempertanggung jawabkan Keuangan Dana Desa yang sudah didapat disemester pertama Tahun 2018 dan hasil pembangunan fasilitas umum yang sudah dikerjakan oleh Pemerintahan Desa Bungkuk,dan keberhasilan ini akan mempengaruhi turunya dana Desa ditahun 2019 nanti, maka mari kita kawal pembangunan ini dan jangan sampai Masyarakat jadi banyak prasangka dengan adanya Dana Desa yang sekarang dianggab besar oleh Masyarakat.maka dari itu Musyawarah sebagai budaya Bangsa haru dilestarikan karena dengan Musyawarah kita dapat menghasilkan rapat atau permasalahan dengan baik dan sukses.

Kepala Desa pun mengucapkan banyak - banyak trimakasih kepada Forkopimca dan tamu undangan sehingga acara ini bisa terlaksana dan berjalan dengan tertip dan lancar.

Kasi pemerintahan Desa Kecamatan Parang Bpk Sinung memberikan gambaran gambaran didalam Musyawarah ini,Desa harus mempunyai inovatip kreatip didalam mengelola Dana Desa sehingga Desa bisa mandiri dan maju seperti apa yang diharapkan oleh pemerintah Pusat karena suatu saat Dana Desa mungkin tidak mungkin akan diberhentikan dari pemetintahan Pusat

Danramil  0804/04 Parang dalam sambutanya mari kita kawal pembangunan Desa ini yang diangarkan dari Dana Desa supaya sesuai apa yang diharapkan oleh Masyarakat Desa Bungkuk dan tidak lama lagi akan menghadapi tahun politik maka untuk masyarakat Desa Bungkuk jangan terpengaruh oleh pihak-pihak yang tidak bertangung jawab maka dari itu Masyarakat Desa Bungkuk harus bersatu supaya dalam pembangunan Desanya bisa lancar.( R 04 )